Upaya Pemprov Sulawesi Selatan Dalam Peningkatan Produksi Ternak Sapi
Upaya peningkatan produksi ternak sapi merupakan program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk dapat memenuhi kebutuhan daging sapi di beberapa daerah di Kawasan Indonesia Timur (KTI). Untuk memenuhi target tersebut maka dilakukan penyelamatan sapi betina yang masih produktif.
Maka tidak mengherankan jika Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel di tahun 2012 menjadi Rp 52,8 miliar dari Rp 48 miliar di tahun 2011, yang berarti terjadi penambahan anggaran penyelamatan sapi betina sebesar 10% dari nilai anggaran yang diperoleh di tahun 2011.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Murtala Ali, saat dihubungi Ujungpandang Ekspres.
Penambahan anggaran tersebut nantinya akan diprioritaskan bagi 200 kelompok ternak yang akan mengefisiensikan jumlah sapi betina yang akan dipotong.
Logikanya, jika peternak sering melakukan pemotongan kepada sapi betina, nantinya akan dapat mempengarui jumlah populasi sapi betina sehingga jumlah produksi sapi akan berkurang, yang nantinya akan berpengaruh besar terhadap jumlah produksi sapi ke depannya.
Selain melakukan penyelamatan terhadap sapi betina, pihaknya juga akan terus menerapkan program CBCL yang merupakan, program pengembangbiakan benih sapi melalui penyuntikan sperma jantan ke sapi betina.
Dimana, menurutnya, hingga saat ini jumlah produksi sapi betina sudah mencapai 1 juta ekor. Pihaknya juga menyakini tahun 2012 produksi sapi betina akan menjadi 1,2 juta ekor.
Link Source :
http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=78032
http://www.ujungpandangekspres.com/view.php?id=78106
Last Updated ( Saturday, 31 December 2011 18:41 )



Comments (0)