Menekan Inflasi melalui Penyaluran Kredit Perbankan ke Sektor Peternakan Sapi
Belum mencukupinya produksi untuk kebutuhan daerah Medan disinyalir telah membuat harga daging sapi selalu naik menjelang hari besar keagamaan dan itu memicu lonjakan inflasi. Hal itulah yang mendorong upaya Bank Indonesia Bank Indonesia Medan mendorong peningkatkan penyaluran kredit perbankan ke sektor peternakan sapi.
Deputi Pemimpin Bank Indonesia (BI) Medan Achmad Fauzie menyampaikan kepada Antara News, bahwa kredit untuk peternak sapi masih sangat sedikit, padahal sebenarnya bisnis peternakan sapi di Sumut dan termasuk Aceh cukup prospektif.
BI akan mendorong perbankan melirik bisnis itu, apalagi berdasarkan data, baru dua bank yang melayani kredit sektor itu yakni Bank Sumut dan Bank Rakyat Indonesia (BRI). Padahal, jumlah bank yang beroperasi di daerah itu cukup banyak.
Masih kecilnya penyaluran kredit di sektor peternakan sapi itu disebabkan beberapa faktor mulai dari sumber daya manusia di perbankan yang belum mencukupi untuk menganalisa untung rugi bisnis itu dan belum mampunya peternak meyakinkan bank.
Dalam kesempatan lain, Kepala Dinas Peternakan Sumut, Tetty Erlina Lubis, menyebutkan, produksi sapi Sumut belum mampu memenuhi kebutuhan daerah itu yang terus meningkat khususnya di saat menjelang hari besar keagamaan seperti Idul Fitri. Pasokan tambahan daging sapi itu diambil dari Aceh, bahkan juga impor.
Last Updated ( Monday, 26 December 2011 15:29 )



Comments (0)